

Prodi Magister Ilmu Farmasi (S2) Fakultas Farmasi Bhakti Kencana University telah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kepakaran ke-2 di Semester Gasal 2025/2026 sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan akademik dan keterampilan aplikatif mahasiswa, khususnya mahasiswa Magister Farmasi Bhakti Kencana University. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Lokal Menjadi Produk Artisan Tea Bernilai Jual”, yang berfokus pada pemanfaatan potensi herbal lokal sebagai produk inovatif bernilai ekonomi.
Kuliah kepakaran ini menghadirkan apt. Ariel Dwi Puspitawati, S.Si sebagai narasumber, yang dikenal memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengembangan produk berbasis herbal. Kegiatan ini dipandu oleh apt. Aris Suhardiman, M.Si sebagai moderator, yang memandu jalannya diskusi secara interaktif dan aplikatif.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 08.30–11.00 WIB, bertempat di Ruang Public Speaking Gedung C Lantai 2 Kampus Universitas Bhakti Kencana. Melalui kuliah kepakaran ini, peserta memperoleh wawasan mengenai proses pengolahan tanaman herbal lokal, strategi inovasi produk, hingga peluang pengembangan artisan tea sebagai komoditas yang berdaya saing di pasar.
Menurut narasumber, bukti-bukti ilmiah dari hasil riset dan penerapan standar teknologi sangat diperlukan dalam pengembangan produk herbal serta menjamin mutu produk yang dihasilkan. Penyajian dengan experience sentuhan modern (contohnya produk artisan tea) dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk mengkonsumsi minuman dengan basis bahan alam yang dapat menyehatkan tubuh.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh para mahasiswa S2 tingkat 1 dan 2, dengan harapan mampu mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami aspek keilmuan farmasi, tetapi juga mengembangkan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal. Dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kearifan lokal, kuliah kepakaran ini berkontribusi bagi masyarakat.
Sebagai aplikasi acara ini dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai pembuatan produk artisan tea kepada siswa SMK Bhakti Kencana Bandung. Menurut apt. Deni Iskandar, MPH., Ph.D sebagai Kaprodi S2 Farmasi, kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi insight kepada para siswa SMK bahwa peluang untuk mengembangkan produk herbal ini masih luas, apalagi jika disertai kreativitas dari individunya.



