Kuliah Kepakaran: Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Lokal Menjadi Produk Artisan Tea Bernilai Jual
Kuliah Kepakaran: Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Lokal Menjadi Produk Artisan Tea Bernilai JualJanuary 12, 2026Prodi Magister Ilmu Farmasi (S2) Fakultas Farmasi Bhakti Kencana University telah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kepakaran ke-2 di Semester Gasal 2025/2026 sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan akademik dan keterampilan aplikatif mahasiswa, khususnya mahasiswa Magister Farmasi Bhakti Kencana University. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Lokal Menjadi Produk Artisan Tea Bernilai Jual”, yang berfokus pada pemanfaatan potensi herbal lokal sebagai produk inovatif bernilai ekonomi. Kuliah kepakaran ini menghadirkan apt. Ariel Dwi Puspitawati, S.Si sebagai narasumber, yang dikenal memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengembangan produk berbasis herbal. Kegiatan ini dipandu oleh apt. Aris Suhardiman, M.Si sebagai moderator, yang memandu jalannya diskusi secara interaktif dan aplikatif. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 08.30–11.00 WIB, bertempat di Ruang Public Speaking Gedung C Lantai 2 Kampus Universitas Bhakti Kencana. Melalui kuliah kepakaran ini, peserta memperoleh wawasan mengenai proses pengolahan tanaman herbal lokal, strategi inovasi produk, hingga peluang pengembangan artisan tea sebagai komoditas yang berdaya saing di pasar. Menurut narasumber, bukti-bukti ilmiah dari hasil riset dan penerapan standar teknologi sangat diperlukan dalam pengembangan produk herbal serta menjamin mutu produk yang dihasilkan. Penyajian dengan experience sentuhan modern (contohnya produk artisan tea) dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk mengkonsumsi minuman dengan basis bahan alam yang dapat menyehatkan tubuh. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh para mahasiswa S2 tingkat 1 dan 2, dengan harapan mampu mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami aspek keilmuan farmasi, tetapi juga mengembangkan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal. Dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kearifan lokal, kuliah kepakaran ini berkontribusi bagi masyarakat. Sebagai aplikasi acara ini dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai pembuatan produk artisan tea kepada siswa SMK Bhakti Kencana Bandung. Menurut apt. Deni Iskandar, MPH., Ph.D sebagai Kaprodi S2 Farmasi, kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi insight kepada para siswa SMK bahwa peluang untuk mengembangkan produk herbal ini masih luas, apalagi jika disertai kreativitas dari individunya. [...] Read more...
KULIAH KEPAKARAN
KULIAH KEPAKARANJanuary 9, 2026Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Lokal Menjadi Produk Artisan Tea Bernilai Jual Kuliah kepakaran ini menghadirkan wawasan aplikatif tentang pengembangan tanaman herbal lokal menjadi produk bernilai ekonomi, inovatif, dan berdaya saing. 🎙 Narasumber:apt. Ariel Dwi Puspitawati, S.Si 🎤 Moderator:apt. Aris Suhardiman, M.Si 📅 Sabtu, 10 Januari 2026🕣 08.30 – 11.00 WIB📍 Ruang Public Speaking Gedung C Lantai 2Kampus Universitas Bhakti Kencana Mari tingkatkan kompetensi dan wawasan kewirausahaan berbasis herbal lokal melalui kegiatan kuliah kepakaran ini.Partisipasi Anda sangat diharapkan 🌱 #KuliahKepakaran #MagisterIlmuFarmasi #FarmasiUBK #UniversitasBhaktiKencana #HerbalLokal #ArtisanTea #KewirausahaanFarmasi [...] Read more...
Fakultas Farmasi BKU Inisiasi Kolaborasi Internasional dengan Seoul National University (SNU)
Fakultas Farmasi BKU Inisiasi Kolaborasi Internasional dengan Seoul National University (SNU)November 20, 2025Dalam upaya memperluas jejaring akademik dan meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi, Fakultas Farmasi Bhakti Kencana University (BKU) melakukan kunjungan resmi ke College of Pharmacy Seoul National University (SNU) pada hari Jumat, 14 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjajaki potensi kolaborasi di bidang pendidikan, riset, serta pengembangan program akademik yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di BKU. BKU menjadi institusi pendidikan farmasi dari Indonesia yang pertama melakukan penjajagan kolaborasi dengan College of Pharmacy SNU. Selama kunjungan, delegasi BKU dan tim akademisi SNU melakukan diskusi terkait peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi rencana invited speaker dari SNU untuk mengisi kuliah pakar atau seminar internasional di BKU, serta peluang student exchange yang memungkinkan mahasiswa BKU mendapat pengalaman akademik di lingkungan kampus internasional bereputasi tinggi. Selain diskusi akademik, delegasi BKU juga berkesempatan mengikuti Campus Tour di lingkungan College of Pharmacy SNU. Rombongan mengunjungi sejumlah fasilitas, seperti laboratorium, ruang kelas, auditorium, serta beberapa area pendukung lain yang menjadi bagian dari kegiatan pendidikan dan riset di SNU. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai lingkungan akademik dan fasilitas yang dimiliki oleh College of Pharmacy SNU. Kegiatan inisiasi kolaborasi antara Fakultas Farmasi BKU dan SNU ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Dr. H. A. Mulyana, SH., M.Pd., MH.Kes beserta jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) dr. Adityo Haryokusumo, S.T., MKM. dan Muhammad Rizcky Hikmawan, S.Kom. Turut mendampingi, Rektor Dr. apt. Entris Sutrisno, MH.Kes, Wakil Rektor I Dr. apt. Yani Mulyani, M.Si, serta Dekan Fakultas Farmasi Dr. apt. Agus Sulaeman, M.Si. Selain itu, hadir pula Kaprodi Pendidikan Profesi Apoteker Dr. apt. Widhya Aligita, M.Si. dan Sekprodi Pendidikan Profesi Apoteker apt. Mia Nisrina Anbar Fatin, M.Farm., yang turut terlibat dalam diskusi rencana kolaborasi ke depan. Delegasi BKU diterima oleh Professor Kang Keon Wook (Dean), Professor Sang Hee Shim (Associate Dean of Student Affairs), dan Professor Lee Ju Yeun (Associate Dean of Akademic Affairs), yang mewakili jajaran akademisi di College of Pharmacy SNU. – Mia Misrina A. F [...] Read more...
Komitmen untuk meningkatkan daya saing global dengan harmonisasi kurikulum, Fakultas Farmasi mengikuti Seminar Nasional dan Rapat Tahunan APTFI 2025
Komitmen untuk meningkatkan daya saing global dengan harmonisasi kurikulum, Fakultas Farmasi mengikuti Seminar Nasional dan Rapat Tahunan APTFI 2025November 4, 2025Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana dengan delegasi terdiri dari Rektor UBK, Dr. apt. Entris Sutrino, MH.Kes.; Dekan FF, Dr. apt. Agus Sulaeman, M.Si.; Kaprodi Pendidikan Profesi Apoteker, Dr. apt. Widhya Aligita, M.Si.; Kaprodi S1 Farmasi, apt. Lia Marliani, M.Si. ikut serta dalam kegiatan Seminar Nasional,  Presentasi Ilmiah, Workshop, dan Rapat Anggota Tahunan Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Grand Qin Hotel Banjarbaru, tanggal 30-31 Oktober 2025 dan mengusung tema  “Harmonisasi Kurikulum, Akreditasi, dan Teknologi dalam Pendidikan Farmasi untuk Meningkatkan Daya Saing Global”, diikuti 303 peserta dari berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan institusi pendidikan farmasi di Indonesia. Melalui forum ini, perguruan tinggi yang tergabung dalam APTFI dapat berbagi ilmu, hasil riset, dan pengalaman. Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng. selaku Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek. serta Prof Dr apt Yandi Syukri M.Si selaku Ketua APTFI dan Guru Besar Universitas Islam Indonesia hadir sebagai Keynote speaker. Sementara plenary speaker yang terdiri atas Prof. apt. Junaidi Khotib M.Kes, Ph.D (Sekretaris Ditjen Riset dan Pengembangan), Prof. I Ketut Adnyana, M.Si, Ph.D (Direktur PPM Kemendiktisaintek), dan Prof Dr. apt. Daryono Hadi Tjahjono, M.Sc., Eng. (Guru Besar ITB). Dalam kegiatan ini juga berlangsung diskusi mendalam dengan fokus utama adalah menata masa depan Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia melalui “Gerak Cepat” yang melibatkan harmonisasi kurikulum, penerapan Outcome-Based Education (OBE), dan akselerasi akreditasi nasional maupun internasional. Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) dan pemangku kepentingan kunci lainnya menyerukan perlunya reformasi fundamental dan cepat dalam Pendidikan Tinggi Farmasi (PTF) di Indonesia. Seruan ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menata masa depan PTF agar mampu mewujudkan Indonesia Sehat yang Berdaulat. Pihak yang menjadi sasaran dan mitra utama transformasi ini adalah penyelenggara S1 Farmasi yang berjumlah 272 dan penyelenggara PSPPA sebanyak 95, serta seluruh anggota APTFI yang berjumlah 266. Tujuan akhir dari transformasi ini adalah membentuk Apoteker Indonesia 2045 yang memiliki profil lulusan multidimensi seperti : The Care Provider (Pemberi layanan klinis yang kompeten dan berempati). The Innovator & Researcher (Mampu mengembangkan obat baru dari biodiversitas Indonesia). The Data Scientist (Ahli yang menganalisis real-world evidence dan data kesehatan). The Entrepreneur & Leader (Pelaku usaha health-tech dan pemimpin kebijakan). The Guardian of Local Wisdom (Menjembatani keilmuan modern dengan saintifikasi jamu dan herbal Nusantara).. Transformasi ini dianggap mendesak karena adanya kesenjangan yang signifikan antara kondisi PTF saat ini dengan tuntutan masa depan. Strategi transformasi pendidikan farmasi tersebut dibagi menjadi empat pilar utama, yaitu Pilar 1: Kurikulum yang Hidup dan Lincah: Kurikulum harus mengadopsi micro-credentials dan stackable modules agar mahasiswa dapat merakit kompetensi sesuai minat. Selain itu, Data Science, AI dalam Farmasi, dan Dasar-dasar Pemrograman wajib diintegrasikan sebagai mata kuliah inti. Pilar 2: Pembelajaran Experiental: Metode pembelajaran harus beralih dari dominasi ceramah menjadi studi kasus nyata (Case-Based Learning), penggunaan Immersive Experience (VR/AR) untuk simulasi, dan Proyek Bersama Industri (Industry Immersion Program). Pilar 3: Kolaborasi Segitiga Emas yang Sinergis: Mendorong kolaborasi strategis dengan Industri (co-development kurikulum, riset bersama), Pemerintah/BPOM (penyusunan kebijakan inovasi seperti regulatory sandbox), dan Masyarakat & Profesi (KKN Tematik fokus edukasi kesehatan). Pilar 4: Membangun Kedaulatan Berbasis Kearifan Lokal: Menjadikan Saintifikasi Jamu sebagai core competency dan diferensiasi pendidikan farmasi Indonesia, serta membangun rantai riset From Forest to Pharmacy. Keempat pilar ini didukung oleh implementasi Outcome-Based Education (OBE). Pendidikan tinggi didorong untuk menerapkan OBE, di mana fokus pembelajaran diorganisir di sekitar hasil akhir yang esensial agar mahasiswa berhasil menjalankan peran nyata dalam kehidupan setelah lulus. Implementasi OBE memerlukan restrukturisasi sistem, prosedur pembelajaran, dan metode penilaian untuk memfasilitasi pencapaian hasil tersebut. Dalam konteks OBE, konsep Continuous Quality Improvement (CQI) adalah inti dari akreditasi dan peningkatan mutu. Secara statistik, per April 2025, dari 275 Program Studi Sarjana Farmasi, 11,64% (32 prodi) telah meraih status Unggul (termasuk yang telah terakreditasi/tersertifikasi internasional), dan 26,37% (24 prodi) Program Studi Profesi Apoteker (PSPPA) telah meraih status Unggul. Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) telah bertransformasi, beralih dari 7 standar (2014-2019) dan 9 kriteria (2020-2024) menuju 8 Kriteria di tahun 2025. Akselerasi akreditasi internasional juga menjadi prioritas, dengan LAM-PTKes telah diakui oleh WFME dan APQR, dan mulai menawarkan layanan akreditasi internasional untuk Pendidikan Farmasi pada tahun 2024. Akreditasi internasional memberikan sinyal kualitas kepada calon mahasiswa, pemberi kerja, dan memfasilitasi akses ke jaringan global. – Lia Marliani – [...] Read more...
Universitas Bhakti Kencana Kukuhkan 638 Lulusan pada Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Gelombang I Tahun 2025
Universitas Bhakti Kencana Kukuhkan 638 Lulusan pada Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Gelombang I Tahun 2025October 30, 2025Bandung, 26 Oktober 2025, Universitas Bhakti Kencana (UBK) menyelenggarakan Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Gelombang I Tahun 2025 secara khidmat di Trans Convention Center, Bandung. Acara megah ini menjadi momentum penuh makna bagi 638 lulusan dari berbagai program studi yang secara resmi dikukuhkan, disaksikan oleh keluarga, dosen, pimpinan universitas, serta tamu undangan. Dari total lulusan tersebut, Fakultas Farmasi menjadi salah satu fakultas dengan jumlah wisudawan terbanyak, yakni 274 lulusan, yang terdiri atas 90 lulusan Program D3 Farmasi, 166 lulusan Program S1 Farmasi, dan 18 lulusan Program S2 Farmasi. Pada kesempatan ini, UBK juga memberikan penghargaan kepada wisudawan berprestasi dari Fakultas Farmasi yang berhasil meraih predikat terbaik di jenjang masing-masing: Program D3 Farmasi: Dean Al’Ayubi (IPK 3,91) – Summa Cumlaude Wina Fatirahma Fatimah (IPK 3,98) – Summa Cumlaude Siti Hanif Nurkhalifah (IPK 3,90) – Magna Cumlaude Program S1 Farmasi: Westi Nur Dinayanti (IPK 3,83) – Magna Cumlaude Lutfiani Az-Zahro (IPK 3,86) – Magna Cumlaude Rika Kusumawati (IPK 3,90) – Magna Cumlaude Program S2 Farmasi: Al-Fira Putriyanti (IPK 3,96) – Summa Cumlaude Syifa Salsabila (IPK 3,92) – Summa Cumlaude Usai prosesi wisuda, acara dilanjutkan dengan Pelantikan Tenaga Vokasi Farmasi dan Pengambilan Sumpah Tenaga Vokasi Farmasi (TVF) yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Bhakti Kencana, didampingi oleh para Ketua Program Studi serta rohaniawan lintas agama. Prosesi ini menjadi simbol kesiapan para lulusan profesi untuk mengabdi secara profesional dan beretika di tengah masyarakat. Suasana haru dan kebanggaan memenuhi ruangan saat para wisudawan mengucapkan sumpah profesi dengan penuh keyakinan. Tepuk tangan dan sorak bahagia dari keluarga serta para dosen menandai kebanggaan atas keberhasilan mereka menuntaskan perjalanan akademik di Universitas Bhakti Kencana. Melalui Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Gelombang I Tahun 2025 ini, Universitas Bhakti Kencana kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan tenaga kesehatan dan farmasis unggul yang siap berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. [...] Read more...
AUDIT MUTU INTERNAL (AMI) 2025 FAKULTAS FARMASI
AUDIT MUTU INTERNAL (AMI) 2025 FAKULTAS FARMASIOctober 9, 2025Audit mutu internal (AMI) adalah proses evaluasi yang sistematis, mandiri, dan terdokumentasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan organisasi sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan, mengidentifikasi area perbaikan, serta mengukur tingkat ketercapaian target kinerja. AMI bersifat internal dan dilakukan dengan kesadaran institusi untuk meningkatkan kinerja secara independen, menghasilkan laporan temuan sebagai dasar pengambilan keputusan dan perbaikan mutu di masa mendatang. AMI 2025 dilaksanakan oleh Direktorat Penjaminan Mutu dan Akreditasi (PMA) Universitas Bhakti Kencana pada tanggal 24 September-8 Oktober 2025. Semua unit di Fakultas Farmasi mendapatkan jadwal untuk diaudit, yaitu: Prodi D3 Farmasi tanggal 30 September 2025 Prodi S1 Farmasi tanggal 25 September 2025 Prodi Magister Ilmu Farmasi tanggal 2 Oktober 2025 Prodi Profesi Apoteker tanggal 3 Oktober 2025 Fakultas Farmasi tanggal 8 Oktober 2025 Dengan kegiatan AMI ini diharapkan dapat: Memastikan kesesuaian: antara pelaksanaan kegiatan dengan standar mutu yang telah ditetapkan.  Mengukur pencapaian: target kinerja dan tujuan institusi.  Mengidentifikasi area perbaikan: dan mengidentifikasi kelemahan pelaksanaan program kerja.  Menyediakan data dan informasi: yang bermanfaat untuk evaluasi dan peningkatan efektivitas sistem. Menyiapkan laporan: sebagai bahan perbaikan mutu dan dasar untuk menentukan kebijakan serta sasaran mutu periode berikutnya. Memfasilitasi persiapan: untuk audit eksternal atau akreditasi.  [...] Read more...
Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Profesi Apoteker 35 Gelombang I telah dibuka!
Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Profesi Apoteker 35 Gelombang I telah dibuka!October 6, 2025Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Profesi Apoteker 35 Gelombang I telah dibuka! Simak dan catat jadwal pendaftarannya soBatKU:Pendaftaran: 6-31 Oktober 2025Ujian CBT: 5 November 2025Wawancara: 7 November 2025 Pendaftaran: ppmb.bku.ac.idInformasi lebih lanjut: 0822-2111-8101 (Marketing BKU) Siapkan dirimu untuk jadi bagian dari #pahlawankesehatanmasadepan bersama BKU! #BhaktiKencanaUniversity #DariKamiUntukKesehatanNegeri #BKUPride #LifeatBKU #apoteker  cek [...] Read more...
Yuk Kenali Program Studi Farmasi BKU!
Yuk Kenali Program Studi Farmasi BKU!October 4, 2025Program Studi Farmasi mempelajari ilmu tentang pengobatan dan kegunaannya secara aman, efektif dan berkualitas. Program Studi Farmasi BKU menekankan pembelajaran dengan mengutamakan pemanfaatan bahan alam, serta pengembangan keterampilan klinis dan komunikasi. Jenjang Pendidikan: D3 Farmasi (Reguler & RPL) Terakreditasi “Unggul” S1 Farmasi (Reguler & RPL) Terakreditasi “Unggul” Profesi Apoteker Terakreditasi “Baik Sekali” S2 Farmasi Terakreditasi “Baik Sekali” Prospek Karir: D3 Farmasi Tenaga Vokasi Farmasi (TVF) di apotek, rumah sakit, puskesmas, dan klinik, Penanggung Jawab di toko obat, Penanggung Jawab Alat Kesehatan di PBF, eksekutif teknis di industri farmasi S1 Farmasi: pelaksana teknis di industri farmasi (obat, obat tradisional, kosmetika, makanan dan minuman), wirausaha, asisten peneliti Profesi Apoteker: Apoteker Penanggung Jawab (APJ) di Apotek, puskesmas, Rumah Sakit/Klinik, industri farmasi, Pedagang Besar Farmasi (PBF), wirausaha S2 Farmasi: Pendidik, peneliti, konsultan farmasi, wirausaha [...] Read more...
Dosen Fakultas Farmasi UBK Raih Penghargaan Best Poster di ISSTEC 2025
Dosen Fakultas Farmasi UBK Raih Penghargaan Best Poster di ISSTEC 2025September 25, 2025Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana Kembali menorehkan prestasi yang dijanjikan di kancah Internasional. Salah satu dosen terbaik Fakultas Farmasi, Dr. apt. Patonah, M.Si, dan Dr.apt. Garnadi Jafar, M.Si, berhasil meraih penghargaan Best Poster dalam ajang 5 th International Seminar on Science and Technology (ISSTEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) pada 23 September 2025 di Yogyakarta. ISSTEC 2025 merupakan konferensi internasional bergengsi yang mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas inovasi dan perkembangan terkini dalam bidang sains dan teknologi, dengan tema utama “ Terobosan Terkini dalam Sains, Teknologi, & Analisis Data.” Pencapaian ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kontribusi Dr. apt. Patonah, M.Si dan Dr.apt. Garnadi Jafar, M.Si dalam bidang penelitian farmasi, sekaligus menjadi motivasi bagi civitas akademika Universitas Bhakti Kencana untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. [...] Read more...
PKKMB Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana 2025: Membangun Generasi Farmasis Unggul, Inovatif, dan Berkarakter
PKKMB Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana 2025: Membangun Generasi Farmasis Unggul, Inovatif, dan BerkarakterSeptember 18, 2025Bandung, 15–17 September 2025 – Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana sukses menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada 15–17 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Aula Universitas Bhakti Kencana dan daring melalui aplikasi Zoom. Sebanyak 419 mahasiswa baru turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai jenjang dan program studi: S1 Farmasi (Reguler dan RPL), D3 Farmasi (Reguler dan RPL), serta Magister Ilmu Farmasi. PKKMB Fakultas Farmasi 2025 diselenggarakan oleh Penyelenggara Kemahasiswaan Fakultas Farmasi bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa (KEMA) Fakultas Farmasi. Kegiatan ini dirancang untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik, organisasi, serta budaya kampus, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab sebagai calon farmasis profesional. Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menyampaikan bahwa PKKMB bukan sekadar ajang perkenalan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun semangat kebersamaan dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi. “Mahasiswa baru adalah generasi penerus yang akan membawa Fakultas Farmasi menuju pencapaian yang lebih tinggi. Melalui PKKMB, kami ingin membekali mereka dengan nilai, wawasan, serta motivasi untuk tumbuh menjadi insan yang unggul, inovatif, dan berkarakter,” ungkap Dekan Fakultas Farmasi. Rangkaian kegiatan PKKMB meliputi pengenalan civitas akademika, sosialisasi kurikulum, pengenalan organisasi mahasiswa, serta seminar motivasi dan pembinaan karakter. Selain itu, mahasiswa baru juga diajak untuk mengenal nilai-nilai tridarma perguruan tinggi serta peran strategis farmasis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan berakhirnya PKKMB 2025, diharapkan seluruh mahasiswa baru Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana mampu menjalani proses perkuliahan dengan penuh semangat, serta aktif berkontribusi baik dalam bidang akademik maupun kegiatan kemahasiswaan. [...] Read more...