Workshop Penyusunan Program Kerja Organisasi Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana: Wadah Sinergi dan Kolaborasi

Bandung, 4 Oktober 2025 – Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana menyelenggarakan Workshop Penyusunan Program Kerja Organisasi Mahasiswa pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta Himpunan Mahasiswa (HIMA) jenjang S1 dan D3.

Workshop yang berlangsung di lingkungan Universitas Bhakti Kencana ini bertujuan untuk membekali para pengurus organisasi mahasiswa dalam merancang program kerja yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan diri, organisasi, maupun institusi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan 1 Fakultas Farmasi menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa adalah motor penggerak kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, penyusunan program kerja tidak hanya sekadar agenda administratif, tetapi juga menjadi strategi untuk menjawab kebutuhan mahasiswa dan tantangan zaman.

Kegiatan workshop ini menghadirkan sesi diskusi, simulasi, serta penyusunan draft program kerja. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi antarorganisasi mahasiswa sehingga dapat tercipta kolaborasi yang lebih solid dalam mewujudkan visi bersama.

“Workshop ini penting agar setiap program yang dijalankan mahasiswa memiliki arah jelas, berdampak positif, serta mampu menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa,” ujar Dr. apt. Elis Susilawati. M.Si.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Bhakti Kencana berharap para pengurus BEM, DPM, dan HIMA dapat semakin profesional, inovatif, serta adaptif dalam memimpin dan melayani mahasiswa. Workshop ini sekaligus menjadi langkah awal menuju terciptanya budaya organisasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Yuk Kenali Program Studi Farmasi BKU!

Program Studi Farmasi mempelajari ilmu tentang pengobatan dan kegunaannya secara aman, efektif dan berkualitas.

Program Studi Farmasi BKU menekankan pembelajaran dengan mengutamakan pemanfaatan bahan alam, serta pengembangan keterampilan klinis dan komunikasi.

Jenjang Pendidikan:

  • D3 Farmasi (Reguler & RPL) Terakreditasi “Unggul”
  • S1 Farmasi (Reguler & RPL) Terakreditasi “Unggul”
  • Profesi Apoteker Terakreditasi “Baik Sekali”
  • S2 Farmasi Terakreditasi “Baik Sekali”

Prospek Karir:

  • D3 Farmasi Tenaga Vokasi Farmasi (TVF) di apotek, rumah sakit, puskesmas, dan klinik, Penanggung Jawab di toko obat, Penanggung Jawab Alat Kesehatan di PBF, eksekutif teknis di industri farmasi
  • S1 Farmasi: pelaksana teknis di industri farmasi (obat, obat tradisional, kosmetika, makanan dan minuman), wirausaha, asisten peneliti
  • Profesi Apoteker: Apoteker Penanggung Jawab (APJ) di Apotek, puskesmas, Rumah Sakit/Klinik, industri farmasi, Pedagang Besar Farmasi (PBF), wirausaha
  • S2 Farmasi: Pendidik, peneliti, konsultan farmasi, wirausaha

Dosen Fakultas Farmasi UBK Raih Penghargaan Best Poster di ISSTEC 2025

Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana Kembali menorehkan prestasi yang dijanjikan di kancah Internasional. Salah satu dosen terbaik Fakultas Farmasi, Dr. apt. Patonah, M.Si, dan Dr.apt. Garnadi Jafar, M.Si, berhasil meraih penghargaan Best Poster dalam ajang 5 th International Seminar on Science and Technology (ISSTEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) pada 23 September 2025 di Yogyakarta.

ISSTEC 2025 merupakan konferensi internasional bergengsi yang mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas inovasi dan perkembangan terkini dalam bidang sains dan teknologi, dengan tema utama “ Terobosan Terkini dalam Sains, Teknologi, & Analisis Data.”

Pencapaian ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kontribusi Dr. apt. Patonah, M.Si dan Dr.apt. Garnadi Jafar, M.Si dalam bidang penelitian farmasi, sekaligus menjadi motivasi bagi civitas akademika Universitas Bhakti Kencana untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.