Kunjungan Studi Banding Fakultas Farmasi Universitas YPIB ke Fakultas FarmasiUniversitas Bhakti Kencana

Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana (UBK) dengan hangat menerima kunjungan
studi banding dari Fakultas Farmasi Universitas YPIB Majalengka pada Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan, kompetensi, serta kesiapan dalam
melaksanakan kurikulum tahun 2026 melalui berbagi pengalaman dan diskusi akademik.

Delegasi dari Universitas YPIB hadir dengan formasi lengkap yang terdiri dari pimpinan
Fakultas Farmasi, kaprodi, dan sekprodi S1 dan Profesi Apoteker. Sementara itu, dari pihak
UBK, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Farmasi, Wakil Dekan, para
Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) baik untuk jenjang
S1 maupun Profesi Apoteker, serta perwakilan dari Direktorat Akademik.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai:

  • Strategi pengelolaan kurikulum berbasis kompetensi.
  • Pengalaman teknis dalam penyusunan dan implementasi kurikulum OBE farmasi.
  • Upaya peningkatan mutu pendidikan melalui kolaborasi antar institusi.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan produktif, mencerminkan semangat kebersamaan
dalam membangun pendidikan farmasi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan
masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan.

Kegiatan studi banding ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kerja sama yang
lebih erat antara Universitas YPIB dan Universitas Bhakti Kencana, khususnya dalam pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Benchmark dan Kuliah Tamu Farmasi Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia

Universitas Bhakti Kencana telah melakukan kerjasama (MoU) dengan Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia dan hal ini diimplementasikan dalam beberapa kegiatan yaitu penyelenggaraan seminar internasional, benchmark dan kuliah tamu. Kegiatan yang dilakukan pada kunjungan kali ini yaitu penyelenggaraan International Conference on Sustainable Development through Interdisciplinary Research in Science, Technology, Economy, Education, and Health (INTERDISCH 2025) yang merupakan kolaborasi APTISI Wilayah IV A dengan beberapa perguruan tinggi di Jawa Barat pada tanggal 23 Agustus 2025. Sedangkan benchmark dan penyelenggaraan kuliah tamu dari dekan Farmasi Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2025.

Kegiatan seminar Internasional dilaksanakan secara online dan diikuti diikuti oleh 5 orang dosen farmasi yaitu Reza Pratama, M.Farm., Dr. apt. Deden Indra Dinata, M.Si., Dr. apt. Ika Kurnia Sukamawati, M.Si., Dr. apt. Yani Mulyani, M.Si. dan Vina Juliana, M.Si. Semua dosen berperan sebagai presenter oral pada kegiatan tersebut.

Benchmark dan kuliah tamu dari dekan Farmasi Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia, Dr. Zalina Zahari, BSc, MSc, phD memberikan penjelasan terkait kurikulum farmasi di UniSZa dan materi Guest lecture tentang obat yang mengandung komponen tidak halal serta regulasinya di Malaysia. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah WR 1, WR 2, WR 3, WD 2 FF, perwakilan dari DRPM, perwakilan dari Dir. Laboratorium, perwakilan dosen dari Kelompok Keilmuan di FF. Pada kesempatan ini pihak UniSZA memberikan kesempatan kepada dosen di Universitas Bhakti Kencana untuk melakukan studi lanjut ke UniSZA Malaysia.

Tampil Percaya Diri dan Penuh Makna, Mahasiswa Farmasi BKU Bersuara dalam Personal Branding Gelar Karya 2025

Peserta Gelar Karya dan Personal Branding Prodi D3 dan S1 Farmasi Universitas Bhakti Kencana Bandung

Bandung, 23 Juli 2025, Sorotan tajam tertuju pada panggung sederhana yang berdiri di depan Perpustakaan Universitas Bhakti Kencana (BKU). Suasana penuh semangat menyelimuti Gelar Karya 2025, acara tahunan Fakultas Farmasi yang tahun ini kembali menghadirkan kompetisi dengan dua kategori unggulan: Personal Branding dan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Namun diantara gemerlap ide dan produk, salah satu momen yang paling menyentuh dan inspiratif justru lahir dari ruang paling personal: Personal Branding (PB). Kategori ini menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk berdiri sebagai diri sendiri, menyuarakan nilai-nilai hidup mereka, dan memperkenalkan siapa mereka sebenarnya bukan sekadar mahasiswa farmasi, melainkan pribadi dengan arah, semangat, dan karakter kuat.

Menciptakan Ruang untuk Mengenal dan Menyampaikan Diri
Lomba Personal Branding bukanlah kompetisi biasa. Ini bukan soal siapa yang paling fasih berbicara, melainkan siapa yang paling jujur dan autentik dalam menyampaikan kisahnya. Mahasiswa dari jenjang Sarjana (S1) dan Diploma 3 (D3) tampil di hadapan juri dan audiens dengan kepercayaan diri, mengangkat narasi kehidupan, cita-cita, perjuangan, serta visi masa depan mereka. Suasana menjadi hangat, reflektif, dan penuh semangat. Beberapa penonton terdiam, beberapa lainnya tersenyum terinspirasi. Dalam tiap presentasi, terasa bahwa setiap peserta benar-benar berbicara dari hati bukan untuk menang, melainkan untuk tumbuh.
Juri yang dilibatkan dalam kegiatan PKM ini adalah:
1. Suherdin, S.KM., MKKK.
2. Mufti Fauzi Rohman, M.I.Kom.
3. Apt. Faqih Difran, S.Farm.

Juara Personal Branding Prodi S1 Farmasi

Juara Personal Branding Prodi D3 Farmasi

Inilah Para Juara Personal Branding Gelar Karya 2025
• Kategori Sarjana (S1):
🥇 Juara 1: Pajar Nurul Ilham
🥈 Juara 2: Vony Savitri
🥉 Juara 3: Syilpia Nuraliva Sa’diah
• Kategori Diploma 3 (D3):
🥇 Juara 1: Nur Sholehah

Membentuk Karakter Unggul Melalui Proses yang Bermakna
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Farmasi BKU berkomitmen untuk menciptakan lulusan yang unggul secara intelektual sekaligus personal. Personal Branding bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang mendorong mahasiswa mengenal siapa dirinya dan bagaimana ia ingin memberi makna dalam hidupnya baik di bidang farmasi maupun peran sosial yang lebih luas.
Dengan mengikuti ajang ini, para mahasiswa belajar bahwa membentuk citra diri bukan soal kemewahan tampilan, tapi tentang nilai-nilai yang diperjuangkan, cerita yang jujur, dan komitmen untuk terus bertumbuh.
Farmasi BKU Bukan Hanya Profesional, Tapi Juga Personal. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, memiliki keterampilan personal seperti komunikasi, empati, kepercayaan diri, dan refleksi diri menjadi aspek penting yang tidak bisa diabaikan. Melalui kategori Personal Branding, Fakultas Farmasi BKU memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan bekal ini sejak dini. Bukan hanya melatih mereka tampil di depan umum, tapi juga mengajak mereka berdialog dengan diri sendiri, menyadari apa yang mereka yakini, dan berani menyampaikannya dengan penuh integritas.
Terus dukung perjalanan mereka di Gelar Karya 2025 telah menjadi saksi betapa mahasiswa Farmasi BKU adalah generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga punya kesadaran diri, nilai hidup, dan keberanian untuk bersuara. Mari kita terus dukung langkah mereka. Karena dari panggung kecil yang dibangun di kampus ini, bisa lahir pribadi-pribadi besar yang kelak akan membawa perubahan di dunia nyata.