PKKMB PSPPA Angkatan XXXVI: Langkah Awal Membentuk Apoteker Profesional dan Berdaya Saing

Bandung, 6 Agustus 2026 — Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana (UBK) sukses menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) PSPPA Angkatan XXXVI pada 3, 5, dan 6 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan profesi sekaligus mempersiapkan diri menjadi apoteker yang kompeten dan profesional.

Mengusung semangat mengenal, mempersiapkan, dan mengembangkan diri, rangkaian PKKMB menghadirkan berbagai materi yang relevan dengan perjalanan pendidikan profesi dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Pada hari pertama, mahasiswa mendapatkan materi Pengantar Studi Profesi dan Layanan Kemahasiswaan yang disampaikan oleh Dr. apt. Agus Sulaeman, M.Si. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pendidikan profesi serta berbagai layanan kemahasiswaan yang dapat mendukung perjalanan akademik mahasiswa. Selanjutnya, melalui sesi Personal Development bersama apt. Andi Permana, S.Farm., mahasiswa dibekali wawasan untuk mengenali potensi diri serta mengembangkan kemampuan personal dan profesional.


Salah satu rangkaian yang menarik adalah Mini Talkshow bersama alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang kefarmasian. Mahasiswa berkesempatan belajar langsung dari apt. Alifianti Raehana, S.Farm. di bidang Rumah Sakit, apt. Siti Nuriyah, S.Farm. di bidang Apotek, apt. Rida Fauziah, S.Farm. di bidang Dinas Kesehatan/Puskesmas, apt. Randi Antami, S.Farm. di bidang Industri, serta apt. Yevira, S.Farm. di bidang Pedagang Besar Farmasi (PBF).

Kehadiran para alumni memberikan gambaran nyata mengenai pengalaman kerja, tantangan profesi, kompetensi yang dibutuhkan, serta beragam peluang karier apoteker. Sesi ini juga menjadi ruang inspirasi bagi mahasiswa untuk melihat langsung perjalanan para alumni setelah menyelesaikan pendidikan profesi.

Pada hari terakhir, mahasiswa memperoleh pembekalan Etika Profesi bersama apt. Febri Khairani, S.Si., M.Kes. Materi ini memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai nilai, tanggung jawab, integritas, dan perilaku profesional yang harus dimiliki seorang apoteker. Selanjutnya, sesi Personal Grooming bersama Dr. Rita Anggorowati, M.Pd., CPNC membekali mahasiswa mengenai pentingnya penampilan, komunikasi, dan citra profesional dalam lingkungan kerja.

Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan materi Program Studi oleh Dr. apt. Widhya Aligita, M.Si. dan Akademik oleh Arief Pebrianto, S.S. yang membantu mahasiswa memahami arah pendidikan, sistem akademik, serta berbagai hal penting selama menjalani pendidikan profesi. Sementara itu, materi Uji Kompetensi oleh apt. Muhamad Reza Pahlevi, M.Farm memberikan gambaran awal mengenai pentingnya persiapan kompetensi dan strategi menghadapi tahapan menuju kelulusan sebagai apoteker.
Tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan, PKKMB PSPPA Angkatan XXXVI menjadi langkah awal dalam membangun wawasan, karakter, kompetensi, dan kesiapan professional mahasiswa. Melalui berbagai pembekalan dan interaksi dengan praktisi maupun alumni, mahasiswa diharapkan mampu menjalani pendidikan profesi dengan lebih siap sekaligus memiliki gambaran yang lebih luas mengenai dunia kefarmasian.

“Kenali profesinya, kembangkan potensinya, dan siapkan diri menjadi apoteker profesional.”

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana berharap mahasiswa Angkatan XXXVI dapat menempuh perjalanan profesinya dengan semangat, integritas, kompetensi, dan kesiapan menghadapi dunia kefarmasian. Selamat datang dan selamat menempuh perjalanan profesi, PSPPA Angkatan XXXVI!

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Selenggarakan Workshop Penyusunan Soal Computer Based Test (CBT) untuk Mendukung Evaluasi Pembelajaran Berbasis Kompetensi

Bandung, 16 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan Soal Computer Based Test (CBT) yang bertempat di The Trans Luxury Hotel Bandung pada 16 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran melalui penyusunan instrument asesmen yang berkualitas, terstandar, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan perkembangan pendidikan profesi apoteker.

Workshop ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Bhakti Kencana dengan tujuan meningkatkan kemampuan dalam menyusun soal CBT yang valid, reliabel, dan mampu mengukur capaian pembelajaran secara komprehensif. Selain memperkuat pemahaman mengenai prinsip-prinsip penyusunan instrumen evaluasi, kegiatan ini juga membekali peserta dengan teknik penyusunan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), pengembangan vignette klinis yang autentik, penyusunan opsi jawaban yang efektif, serta proses telaah soal untuk menjamin kualitas asesmen.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang keilmuan dalam pendidikan profesi apoteker, yaitu apt. Maria Ulfah, M.Si. sebagai pemateri pada bidang Clinical Science dan Biomedical Science (CSBS), apt. Indra Topik Maulana, M.Si. pada bidang Social, Behavioral, and Administrative (SBA), serta apt. Anggi Gumilar, M.Si. pada bidang Pharmaceutical Science (PS). Melalui penyampaian materi yang komprehensif dan berbasis pengalaman, para narasumber memberikan pemahaman mengenai karakteristik soal yang mampu mengukur kemampuan berpikir kritis, penalaran klinis, pengambilan keputusan, serta kompetensi profesional mahasiswa sesuai dengan karakteristik masing-masing bidang ilmu.

Workshop dilaksanakan secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, praktik penyusunan soal, dan peer review. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyusun soal sesuai bidang keahlian masing-masing, kemudian mendapatkan masukan dari narasumber maupun sesama peserta guna meningkatkan kualitas soal yang dihasilkan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghasilkan bank soal yang memenuhi prinsip validitas, reliabilitas, objektivitas, serta memiliki tingkat kesulitan dan daya pembeda yang baik.

Sebagai luaran kegiatan, setiap dosen berhasil Menyusun 20 -50 butir soal Computer Based Test (CBT) sesuai dengan bidang keilmuan yang diampu. Seluruh soal tersebut akan melalui proses validasi dan telaah lanjutan sebelum diintegrasikan ke dalam bank soal Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker sebagai instrumen evaluasi pada berbagai kegiatan pembelajaran dan asesmen mahasiswa.

Melalui workshop ini, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sistem evaluasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia profesi. Diharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan instrumen asesmen yang lebih berkualitas, objektif, dan mampu mengukur kompetensi mahasiswa secara menyeluruh, sehingga mendukung terwujudnya lulusan apoteker yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kefarmasian di tingkat nasional maupun global.

Pekan Ilmiah Farmasi Indonesia (PIFI) 2026: Wadah Generasi Farmasi Menginspirasi, Berinovasi dan Berkolaborasi

Bandung, 2026 – Fakultas Farmasi Bhakti Kencana University kembali menyelenggarakan Pekan Ilmiah Farmasi Indonesia (PIFI) Series II Tahun 2026, sebuah ajang kompetisi ilmiah nasional yang menjadi sarana pengembangan kompetensi, kreativitas, dan inovasi bagi mahasiswa/i di bidang kefarmasian. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Fakultas Farmasi Bhakti Kencana University dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya farmasi, melalui kompetisi yang edukatif dan inspiratif.

PIFI 2026 diselenggarakan untuk berbagai jenjang pendidikan kefarmasian, yaitu Diploma Tiga (D3) Farmasi, Sarjana (S1) Farmasi, Program Profesi Apoteker, serta Magister (S2) Farmasi. Keterlibatan peserta dari berbagai jenjang tersebut menjadikan PIFI sebagai wadah kolaborasi akademik yang mampu mempertemukan calon tenaga kefarmasian dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi yang beragam dalam satu ajang ilmiah nasional.

Beragam kompetisi yang diselenggarakan antara lain Poster Ilmiah, Essay, Lomba Swamedikasi, Meracik Obat, Pengembangan Bentuk Sediaan, Computer Based Test (CBT), Patient Counseling Event (PCE), dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Melalui rangkaian perlombaan tersebut, peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memecahkan permasalahan kesehatan dan kefarmasian yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Penyelenggaraan PIFI 2026 mendapatkan sambutan yang sangat positif dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat sebanyak 304 peserta mengikuti rangkaian perlombaan yang diselenggarakan. Para peserta berasal dari 20 provinsi dengan keterlibatan 299 instansi, yang terdiri atas perguruan tinggi. Tingginya angka partisipasi tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan ilmu kefarmasian sekaligus mempertegas posisi PIFI sebagai salah satu ajang kompetisi ilmiah farmasi yang semakin dikenal di tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut melanjutkan capaian positif pada penyelenggaraan PIFI 2025 yang juga memperoleh antusiasme tinggi dari peserta berbagai wilayah di Indonesia. Konsistensi peningkatan partisipasi dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa PIFI telah menjadi wadah yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pertukaran ilmu, pengembangan akademik, serta pembentukan kolaborasi mahasiswa dari berbagai daerah.

Sebagai kompetisi ilmiah tingkat nasional, PIFI diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang dan menjadi agenda unggulan Fakultas Farmasi Bhakti Kencana University dalam mendukung kemajuan pendidikan farmasi di Indonesia. Besarnya antusiasme peserta, dukungan institusi pendidikan, serta keterlibatan berbagai pihak menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan ini. Ke depannya, PIFI diharapkan dapat berkembang tidak hanya sebagai ajang kompetisi nasional, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi kompetisi ilmiah bertaraf internasional, sehingga dapat mempertemukan peserta dari berbagai negara dan menjadi wadah kolaborasi global bagi generasi farmasi masa depan.

Melalui penyelenggaraan Pekan Ilmiah Farmasi Indonesia (PIFI) 2026, Fakultas Farmasi Bhakti Kencana University berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi farmasi yang inovatif, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan dunia kesehatan di era global. PIFI menjadi bukti bahwa semangat ilmiah, kreativitas, dan kolaborasi dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan masa depan kefarmasian Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing internasional.
Penulis: Panitia Pekan Ilmiah Farmasi Indonesia (PIFI) 2026
Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana