Perkuat Sinergi Akademik dan Industri, BKU Sambut Kunjungan Studi Banding Prodi Farmasi Universitas Bina Bangsa

BANDUNG, 9 September 2026 — Bhakti Kencana Universitas (BKU) menerima kunjungan studi banding akademik dari Program Studi D3 dan S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Rabu (9/9). Mengusung tema “Pharmacy Tour Goes to Bandung”, kegiatan ini menjadi ruang pertukaran wawasan antar dua perguruan tinggi dalam mempersiapkan calon apoteker yang inovatif, kompeten, dan berdaya saing global.

Kunjungan diikuti oleh 97 mahasiswa, terdiri dari 14 mahasiswa D3 Farmasi dan 83 mahasiswa S1 Farmasi, didampingi jajaran pimpinan dan dosen UNIBA, di antaranya Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan apt. Nia Marlina Kurnia, M.Farm., Ketua Program Studi D3 dan S1 Farmasi Rini Setiawati, M.Farm., serta tim dosen pendamping. Rombongan disambut oleh sivitas akademika Universitas Bhakti Kencana dalam rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hari.

Kegiatan dirancang sebagai pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), memadukan paparan sistem pendidikan, diskusi akademik, visiting lecturer, sharing kemahasiswaan, hingga kunjungan langsung ke fasilitas dan laboratorium farmasi. Rangkaian kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung sekaligus membandingkan praktik akademik dan pengembangan kemahasiswaan di kedua institusi.

Perkaya Wawasan melalui Visiting Lecturer

Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah visiting lecturer yang menghadirkan dosen dari Universitas Bhakti Kencana dan Universitas Bina Bangsa. Sesi ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan perspektif mengenai perkembangan ilmu kefarmasian sekaligus memperkenalkan isu-isu inovatif yang relevan dengan bidang farmasi.

Dari Universitas Bhakti Kencana, sesi visiting lecturer menghadirkan apt. Lia Marliani, M.Si. dengan materi “Dari Aroma ke Khasiat”. Materi ini memberikan perspektif kepada mahasiswa mengenai keterkaitan aroma dan khasiat dalam konteks kefarmasian, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap potensi dan perkembangan ilmu yang dapat dikembangkan dalam bidang farmasi.

Sementara itu, Universitas Bina Bangsa turut menghadirkan apt. Andini Nur Fatimah, M.Farm. yang membawakan materi “GreenPharmacy”. Kehadiran materi tersebut memperkaya diskusi mengenai wawasan dan inovasi dalam bidang kefarmasian dari perspektif akademik kedua perguruan tinggi.

Pertukaran materi dari kedua institusi menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang terbuka terhadap perkembangan ilmu, inovasi, serta berbagai perspektif baru. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari lingkungan kampus masing-masing, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dari dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi lain.

Berbagi Pengalaman Kemahasiswaan Bersama BEMA Fakultas Farmasi

Selain kegiatan akademik, kunjungan juga diisi dengan sharing kemahasiswaan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana.

Sesi ini menjadi wadah bagi mahasiswa UNIBA untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa UBK, khususnya dalam berbagi pengalaman mengenai organisasi kemahasiswaan, program kerja, kegiatan mahasiswa, kepemimpinan, serta pengembangan potensi di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui interaksi tersebut, mahasiswa dari kedua universitas dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, serta memperoleh inspirasi mengenai bagaimana organisasi mahasiswa dapat menjadi ruang pengembangan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan kreativitas. Kegiatan ini sekaligus memperluas jejaring antarmahasiswa yang diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai bentuk kolaborasi di masa mendatang.

Membangun Kolaborasi, Memperluas Jejaring

Lebih dari sekadar kunjungan akademik, Pharmacy Tour Goes to Bandung menjadi momentum untuk mempertemukan mahasiswa dan sivitas akademika dari dua institusi pendidikan tinggi dalam semangat berbagi dan berkolaborasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu membandingkan pengalaman pembelajaran dan kegiatan akademik di kedua perguruan tinggi, meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi, memahami pengelolaan fasilitas pendidikan dan laboratorium, serta memperoleh wawasan mengenai penelitian dan pengembangan akademik di bidang kefarmasian.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas jejaring akademik dan kemahasiswaan serta membuka peluang hubungan kerja sama yang lebih luas antara Universitas Bina Bangsa dan Universitas Bhakti Kencana. Hal tersebut sejalan dengan luaran kegiatan yang menargetkan terjadinya pertukaran informasi dan pengalaman akademik, peningkatan wawasan mahasiswa, serta terbangunnya jejaring komunikasi dan kerja sama akademik dan kemahasiswaan kedua institusi.

Dengan semangat “Pharmacy Tour Goes to Bandung”, Universitas Bhakti Kencana terus membuka ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan untuk mendukung lahirnya generasi farmasis yang innovative, competent, and globally competitive—farmasis masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika industri dan profesi kefarmasian. Melalui kegiatan ini, kedua universitas berharap dapat memperluas jejaring akademik serta memperkuat kesiapan mahasiswa farmasi menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kesehatan yang terus berkembang.