Mahasiswa Sarjana Farmasi Bhakti Kencana University Raih Juara 1 Lomba Internasional Profession Advocacy Competition

Minggu, 29 Juni 2025 – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Sarjana Farmasi Bhakti Kencana University (BKU). Aldo Togar Hasiholan Pohan, mahasiswa Fakultas Farmasi BKU, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang internasional Profession Advocacy Competition yang diselenggarakan oleh IPSF Professional Development pada 29 Juni 2025.

Profession Advocacy Competition merupakan kompetisi bergengsi yang diinisiasi oleh International Pharmaceutical Students’ Federation (IPSF). Lomba ini berfokus pada peningkatan keterampilan mahasiswa farmasi dalam advokasi profesi, kepemimpinan, serta penyusunan strategi komunikasi yang relevan dengan isu-isu global di bidang farmasi dan kesehatan.

Aldo berhasil menampilkan gagasan inovatif dan strategi advokasi yang kuat, sehingga mampu mengungguli peserta dari berbagai negara. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan dirinya secara pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Bhakti Kencana University di kancah internasional.

Pihak fakultas menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian ini. “Keberhasilan Aldo membuktikan bahwa mahasiswa BKU memiliki kualitas unggul untuk berkompetisi di tingkat global. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berani bermimpi besar, berkompetisi, dan berkontribusi bagi pengembangan profesi farmasi,” ujar Wakil Dekan 1 Fakultas Farmasi.

Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen BKU dalam mendukung mahasiswa untuk berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam aspek kepemimpinan, kreativitas, dan jejaring internasional.

Mahasiswa Farmasi Mendapatkan Beasiswa Internal

Bandung, 6 Februari 2025 – Lima mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana berhasil meraih beasiswa internal yang diselenggarakan oleh Direktorat Layanan Kemahasiswaan Universitas Bhakti Kencana. Program Beasiswa BKU dirancang untuk mengakui dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa-mahasiswa luar biasa yang menunjukkan keunggulan akademis, aktivitas organisasi yang berdampak, dan ketahanan dalam menghadapi tantangan finansial

Beasiswa yang diberikan terbagi dalam empat kategori, yaitu BKU Excellence Scholarship, BKU Hope Grant, BKU Pinnacle Achievement, dan BKU Impact Scholarship. Berikut adalah nama-nama penerima beasiswa:

  1. Regita Wulandari (S1 Farmasi) – BKU Excellence Scholarship
  2. Susi Cahyani (D3 Farmasi) – BKU Hope Grant
  3. Hizqya Putri Adivieya (D3 Farmasi) – BKU Hope Grant
  4. Lia Arghaeni (D3 Farmasi) – BKU Hope Grant
  5. Gina Wulandari (S1 Farmasi) – BKU Pinnacle AchievementPihak universitas berharap bahwa beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa farmasi lainnya untuk terus berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, penghargaan ini juga menunjukkan komitmen Universitas Bhakti Kencana dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan bagi mahasiswa farmasi. Beasiswa ini juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan usaha para mahasiswa farmasi dalam mengembangkan keterampilan serta kompetensi yang dapat bermanfaat di dunia profesional. Universitas Bhakti Kencana akan terus berupaya meningkatkan program beasiswa dan fasilitas pendidikan guna mendukung perkembangan akademik yang lebih baik bagi seluruh mahasiswa farmasi.Dengan adanya program beasiswa ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk mencapai prestasi terbaiknya, mengembangkan keterampilan profesional, serta berkontribusi lebih luas dalam membangun dunia farmasi yang lebih baik dan berkelanjutan. Semoga inisiatif ini menjadi langkah awal bagi generasi muda farmasi untuk terus berinovasi, mengembangkan ilmu, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

KUNJUNGAN INDUSTRI UKM PHARMACLUB FAKULTAS FARMASI KE KTO (KAWASAN TANAMAN OBAT) SARI ALAM CIWIDEY JAWA BARAT

 

Kunjungan Industri UKM Pharmaclub yang diselenggarakan di KTO (Kawasan Tanaman Obat) Sari Alam, Ciwidey pada tanggal 30 November 2024, telah sukses dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi pengalaman dan pembelajaran yang berkesan dirancang untuk menambah wawasan mahasiswa farmasi khususnya UKM Pharmaclub mengenai tanaman-tanaman obat yang memiliki khasiat bagi kesehatan.

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman mahasiswa dalam aspek ilmu farmasi yaitu etnofarmasi. Mengusung tema “Sing Hirup Awina Sangakan Hurip Hirupna,” Kunjungan Industri UKM Pharmaclub ke KTO Sari Alam diharapkan dapat mendorong generasi muda farmasi untuk “Back To Nature” dengan memanfaatkan bahan alam yang terdapat di Indonesia menjadi produk kesehatan maupun kosmetik yang memiliki manfaat dan daya jual yang lebih tinggi.

Kunjungan Industri ini diikuti oleh 30 Mahasiswa dari UKM Pharmaclub di Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana. Dalam kunjungan industri, mahasiswa diajak untuk melihat dan mengelilingi kebun tanaman obat, mahasiswa berkeliling melihat sekitar 900 tanaman obat yang memiliki khasiat bagi kesehatan dan diberikan kesempatan mencoba beberapa tanaman obat secara langsung seperti daun stevia dan legundi. Daun Stevia memiliki rasa yang manis berkhasiat sebagai antidiabetes dan Daun Legundi memiliki rasa yang manis serta hangat sebagai ekspektoran.

Selain itu, mahasiswa melihat pembuatan dan mencoba Minuman OK Drink (Oday Kodariyah Drink) merupakan minuman herbal yang kaya antioksidan. Minuman OK Drink merupakan minuman khas yang ada di KTO Sari Alam dibuat dari berbagai tanaman obat yang memiliki khasiat dengan menggunakan alat-alat yang sederhana dan tradisional. Pembuatan minuman OK Drink dibuat menggunakan arang dan wadah dari panci tanah memiliki cita rasa yang berbeda. Mahasiswa juga diberikan minuman Smooth Move merupakan minuman probiotik yang bagus untuk pencernaan. Selama kunjungan mahasiswa diberikan makanan dan minuman sehat tanpa penyedap rasa dan pemanis buatan.

Mahasiswa berkesempatan berdiskusi dengan sosok hebat yaitu Mamah Oday (Herbalist), Ibu Delvi (Apoteker), dan Dr. Tarra (Reflexiologi). Mahasiswa mendapatkan penambahan wawasan mengenai tanaman obat, teknik pembuatan obat dengan menggunakan tanaman obat, serta enterpreneur. Kunjungan kali ini bukan hanya memberikan pengalaman mengenai etnofarmasi, namun memberikan pengalaman dan kesan untuk generasi muda menghargai diri sendiri dan memulai hidup sehat.

Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mencoba melakukan refleksi. Refleksi ini bertujuan untuk meningkatkan fokus mahasiswa terutama untuk meningkatan konsentrasi mahasiswa dalam belajar. Kegiatan refleksi dapat membantu mahasiswa menurunkan stress, mengembangkan keterampilan dan meningkatkan keefektifan dalam belajar.

Kunjungan Industri ini tidak hanya memberikan pengalaman mengenai ilmu farmasi, namun memberikan banyak pesan mengenai arti kehidupan dan pentingnya menjaga alam dengan melestarikan tanaman obat yang ada di Indonesia. Tanaman obat memiliki banyak khasiat dan dapat dikembangkan menjadi produk farmasi yang memiliki daya jual dengan banyak manfaat.