DIPLOMA TIGA

Program Studi DIPLOMA 3 Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana bertujuan mendidik mahasiswa menjadi Tenaga Teknis Kefarmasian yang profesional dan kompeten dalam bidang pelayanan kefarmasian, produksi sediaan farmasi, distribusi sediaan farmasi dan sebagai asisten peneliti pada berbagai penelitian.

Program Studi Diploma 3 Fakultas Farmasi Bhakti Kencana memiliki peran sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda untuk memiliki pengetahuan, keterampilan dan karakter yang unggul sehingga menjadi tenaga kerja yang siap terjun sebagai entreupreneur di dunia industri maupun pelayanan bahkan wirausaha. Program Studi Diploma 3 Fakultas Farmasi Bhakti Kencana dalam menyelenggarakan pendidikannya berlandaskan kepada regulasi pendidikan Indonesia. Demikian pula, dalam mendesain dan mengimplementasikan kurikulumnya selalu memperhatikan ketentuan yang berlaku agar senantiasa relevan dengan konteks Nasional Indonesia, namun berwawasan global serta memiliki kemampuan aplikatif dan inovatif.

Kurikulum pembelajaran prodi D3 terdiri dari kurikulum inti dan kurikulum institusional. Kurikulum inti terdiri atas kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK), kelompok Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK), kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB), kelompok Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB), dan kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB). Sedangkan, kurikulum institusional terdiri dari mata kuliah pilihan dan mata kuliah wajib institusi.

Prodi Diploma 3 Fakultas Farmasi UBK memiliki ciri dalam menerapkan aspek-aspek praktis yang didukung oleh teori yang tepat. Hal ini untuk membedakan terhadap pendidikan akademis yang lebih mengutamakan capaian teoritis didukung aspek praktis. Komposisi praktek lebih banyak jam pelaksanannnya dibandingkan teori pendukung dan hal inilah yang menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan proses pendidikan yang berdampak pada lulusan. Dalam penyelenggaraan pendidikan selain teori dan praktek, Prodi D3 Farmasi juga bekerjasama dengan institusi lain seperti industri farmasi, rumah sakit, apotek, klinik, institusi pemerintah yang relevan untuk pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan /magang sehingga diharapkan mahasiswa dapat memiliki kompetensi di bidangnya sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian yang siap bekerja.

Proses belajar mengajar di Program Studi Diploma 3 Farmasi menggunakan metode pembelajaran Student Centered Learning, Computer Based Learning dan Self Learning yang mengikuti standar Asosiasi Perguruan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI) dan secara berkala melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum. Metode e-learning juga telah diterapkan untuk beberapa mata kuliah.

Beban studi kumulatif di Program Diploma Farmasi adalah 110 SKS yang dapat diselesaikan selama 6 sd 10 semester. Gelar yang diperoleh bagi para lulusan adalah Ahli Madya Farmasi (A.Md Farm). Selanjutnya Mahasiswa wajib mengikuti Ujian Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian (UKTTK) yang diselenggarakan oleh Institusi pendidikan dan Organisasi Profesi PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) untuk mendapatkan sertifikat kompetensi (SERKOM). Selanjutnya lulusan prodi Diploma 3 Farmasi UBK akan mendapatkan Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian (STRTTK) yang difasilitasi oleh kampus secara kolektif.

PROFIL LULUSAN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN DIPLOMA 3 FARMASI FF UBK

profil-diploma-3

Prospek Kerja
Hasil tracer study, sampai saat ini lulusan Diploma 3 Farmasi Fakultas Farmasi telah tersebar di seluruh Indonesia dan bekerja di :
1) Industri Obat, Obat Tradisional, Kosmetika, dan Makanan Minuman
2) Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta
3) Puskesmas
4) Pedagang Besar Farmasi (PBF)
5) Apotek dan Klinik
6) Instansi pemerintah
7) Wirausahawan
8) Pekerjaan lain yang terkait Kefarmasian
9) Melanjutkan Pendidikan ke jenjang lebih tinggi

Keterangan: IND: industry, DIS: distribusi, PKS: Puskesmas, KLK: klinik, PTH: pemerintahan, PDK: (pendidikan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *