Industri Farmasi adalah perusahaan berbentuk badan hukum yang memiliki izin untuk melakukan kegiatan produksi serta penyaluran obat dan bahan obat, termasuk Narkotika. Menurut Peraturan Pemerintah No. 51 tahun 2009, Tenaga Teknis Kefarmasian adalah tenaga yang membantu Apoteker dalam menjalani Pekerjaan Kefarmasian, yang terdiri atas Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi, Analis Farmasi, dan Tenaga Menengah Farmasi/Asisten Apoteker. Tenaga Teknis Kefarmasian dapat bekerja di bidang Industri Farmasi, Distribusi, dan Pelayanan.

Hari Sabtu tanggal 11 Desember 2021, Prodi D3 Farmasi Universitas Bhakti Kencana mengadakan kembali kuliah tamu ke-2, untuk meningkatkan mutu lulusan calon Tenaga Teknis Kefarmasian yang berminat atau berkeinginan bekerja dibidang Industri. Kuliah tamu tersebut mengundang 2 narasumber yang sudah berpengalaman di Industri Farmasi dan salah satu alumni dari Universitas Bhakti Kencana atau yang sebelumnya Sekolah Tinggi Farmasi Bandung. Narasumber pertama disampaikan oleh Bapak apt. Yugi Nuriman, S.Farm dan narasumber kedua disampaikan oleh Bapak apt. Derry Suppyadi, S.Farm, dan Ibu apt. Yanni Dhiani M., M.BSc selaku moderator pada kuliah tamu hari ini.

Dalam kuliah tamu tersebut Bapak apt. Yugi Nuriman, S.Farm menyampaikan TTK merupakan ujung tombak dari industri farmasi dikarenakan TTK lebih banyak mengerjakan teknik dilapangan dan lebih banyak bekerja secara langsung dalam proses produksinya sehingga peran TTK sangat penting di industry farmasi.

Industri Farmasi dalam menjalankan operasioanlnya wajib menerapkan CPOB. Hal ini dikarenakan untuk mencegah terjadinya cross contamination dan mencegah terjadinya mix up yang bertujuan kepada patient safety.

CPOB memiliki 11 aspek, yaitu:

  1. Sistem mutu industry farmasi
  2. Personalia
  3. Bangunan dan fasilitas
  4. Peralatan
  5. Produksi
  6. Pengawasan mutu
  7. Inspeksi diri
  8. Keluhan dan penarikan produk
  9. Dokumentasi
  10. Kegiatan alih daya
  11. Kualifikasi dan validasi

Selain penyampaian dari Bapak apt. Yugi Nuriman, S.Farm dalam kuliah tamu hari ini Bapak apt. Derry Suppyadi, S.Farm juga memberikan pengalamannya selama bekerja di Industri Farmasi. Bapak apt. Derry Suppyadi, S.Farm menyampaikan dalam kuliah tamu tersebut bahwa Tenaga Teknis Kefarmasian memiliki peluang yang besar bekerja di Industri Farmasi. Adapun Peluang tersebut yaitu di Department Produksi, Department Quality Control, Department Quality Assurance. Pada Department Produksi, Tenaga Teknis Kefarmasian dapat menjadi Group Leader, Asisten Supervisor, Supervisor. Pada Department Quality Control, melakukan pekerjaan analisis mikrobiologi, analysis chemical, sampling. Pada Department Quality Assurance, melakukan Teknisi Kalibrasi, CAPA, Qualifikasi & Validasi.

Pemaparan lengkap dari Bapak apt. Yugi Nuriman, S.Farm dan Bapak apt. Derry Suppyadi, S.Farm dapat disimak di Youtube Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana. Jangan lupa subcribe, like dan share.

Leave a Reply

Your email address will not be published.